Pemanfaatan Batu Alam Untuk Dinding Rumah

Pemanfaatan batu alam sebagai dinding

Sekarang ini banyak sekali pilihan untuk material dinding, wallpaper, keramik, batu alam, semen dan cat. Salah satu tren aksitektur hunian adalah penggunaan batu alam sebagai material pembangunannya. Dibandingkan batu bata, kini pemanfaatan batu alam untuk dinding lebih populer di masyarakat. Hunian minimalis merupakan hunian yang seringkali menggunakan batu alam sebagai material bangunannya. Karena batu alam memberi kesan dinamis, natural, mewah dan kokoh. Dari segi harga, batu alam ini memang lebih tinggi dibandingkan dengan material lainnya. Namun, dari segi bangunan, bisa kokoh sampe puluhan tahun. Bisa dikatakan kita investasi untuk jangka panjang. Lantas jenis batu alam apa saja yang bisa digunakan sebagai material dinding?

Jenis batu alam yang bisa digunakan untuk material dinding

Batu Candi

Dinding batu candi
Dinding batu candi (source : google)

Batu Candi disini bukan batu yang diambil dari candi atau stupa. Batu candi sering kali digunakan untuk interior dan eksterior rumah yang bergaya minimalis. Salah satu alasannya adalah harga batu candi ini lebih terjangkau daripada batu marmer, dan memberikan kesan alam. Batu candi juga menambah kesan sejuk di rumah. Jenis batu candi yang paling favorit digunakan adalah batu candi Lava Borobudur yang warnanya gelap kehitaman. Batu candi ini dijual dalam bentuk lempengan untuk mempermudah dalam pemasangannya. Kekurangan batu candi adalah tidak baik digunakan untuk dipasang di luar ruangan, karena kalau terkena air hujan makan akan gampang tumbuh lumut.

Batu Marmer

Dinding marmer
Dinding Batu marmer (source : google)

Batu marmer sering kita temukan untuk material lantai. Namun, bukan berarti batu marmer tidak bisa digunakan sebagai material untuk dinding. Kelebihan dari batu marmer ini adalah, memberi kesan mewah dan elegan. Warna marmer pun cukup beragam, ada yang putih, cokelat, dan hitam sehingga bisa disesuaikan dengan keinginan. Kekurangan batu marmer ini seperti batu candi,hanya cocok sebgai interior saja. Karena sifatnya rapuh jika terkena panas dan hujan.

Batu Andesit

Dinding Batu andesit
Dinding Batu Andesit (source : google)

Batu andesit adalah salah satu jenis batuan beku vulkanik yang sering ditemukan di area pegunungan berapi. Proses pembentukan batu ini terjadi di permukaan tanah ketika lava vulkanik atau lahar panas mengalir kemudian terkena udara hingga berubah menjadi batu. Pada konstruksi rumah, batu alam ini sering digunakan sebagai keperluan pelapis dinding, lantai, dan lain sebagainya. Menggunakan material ini di rumah dapat membuat penampilan hunian terlihat lebih modern dan minimalis.Teksturnya yang keras ini membuat kamu tidak perlu melakukan penggantian batu dalam waktu yang cepat.  Selain itu, perawatan batu ini juga tergolong mudah dibandingkan dengan jenis batu alam lainnya. Batu ini dapat menyerap panas dengan baik, sehingga dapat membuat suhu ruangan terasa lebih sejuk.

Batu Paras Jogja

Dinding Batu Paras Jogja
Dinding Batu Paras Jogja (source : google)

Batu paras jogja tergolong batuan lunak karena terbentuk dari batuan kapur, dan banyak diproduksi di Jawa Tengah dan Jogja, Batuan ini biasanya digunakan untuk material dinding, karena teksturnya yg lunak, tidak cocok untuk material lantai. Batu Paras Jogja ada 2 jenis, yaitu warna krem dan warna putih.  Biasanya, harga batu paras Jogja yang berwarna putih ini lebih mahal karena tampilannya yang lebih mempesona. Karena berasal dari kapur, tampilan batu alam dinding yang satu ini lebih berpori- pori dan mampu menyerap air. Oleh karena itu, batu paras Jogja tidak dianjurkan  untuk pemakaian dinding bagian luar karena rentan ditumbuhi lumut atau serangga.

Batu Alam Susun Sirih

Dinding Batu Alam Susun Sirih
Dinding Batu Alam Susun Sirih (source : google)

Batu alam susun sirih merupakan teknik penyususunan batu alam pada dindng. Batu alam yang digunakan adalah batu alam andesit atau bisa dikombinasikan dengan jenis batuan alam lainnya yang mempunyai bentuk kepingan yang seragam. Setelah dipotong dalam berbagai variasi susunan, aplikasi batu alam dinding yang satu ini punya kesan eksotis yang rapi. Bentuknya yang pipih tipis, menjadikan hasil dinding berwarna abu kehitaman yang beda, unik dan cukup elegan. Batu alam sisin sirih ini memberikan tampilan yang minimalis.

Batu Templek

Pemanfaatan Dinding Batu Alam Templek
Dinding Batu Templek (source : google)

Batu alam templek adalah pilihan batu alam dinding yang sangat fleksibel karena susunannya yang bersifat acak. Jika dibedakan berdasarkan polanya, batu templek ini ada yang motif acak atau persegi. Biasanya yang motif persegi akan lebih mahal karena bisa mempermudah proses pemasangan di dinding. Namun, yang bermotif acak pun tidak kalah menarik karena bisa membuat dinding batu alam terlihat lebih natural.  Batu ini mempunyai karakter padat dan keras sehingga bisa ditempatkan baik sebagai batu alam dinding eksterior maupun interior karena tahan cuaca, lumut hingga jamur.

Itulah pemanfaatan batu alam dinding terbaik yang bisa digunakan pada rumahmu. Kira-kira kamu sudah tahu belum jenis batu alam mana yang cocok untuk hunianmu? Apapun batu alam yang kamu gunakan untuk dinding, pastikan kamu sudah melapisinya dengan zat khusus, sehingga awet dan tahan lama. Tak hanya material dinding saja yang perlu diperhatikan, material konstruksi bangunan lainnya juga harus kamu perhatikan. Sehingga bangunan rumah impian kamu kokoh dalam waktu yang lama. Kamu bisa melihat material bangunan yang berkualitas dengan harga terjangkau di halaman produk kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *